Sabtu, 16 April 2011

Antara aku dan sahabatku

Danau Ranu Kumbolo (belakang) menuju puncak SEMER
tertatih ketika perjalan menuju puncak (kita tetap berdua)
candi Jago, perjalanan menuju SEMERU
menarsiskan diri ketika capek liputan majalah
 
dinda n me, ketika semester 3 dibangku kuliah







Tetaplah menjadi Sahabatku.....

Tetaplah menjalin kebersamaan Sahabatku....

Dinda Dinar Gumilang

Selasa, 01 Februari 2011

The Lost of Dream - Tenggelamnya cita-cita bersama lumpur lapindo -


Siang itu terik matahari begitu terasa di kawasan penampungan para korban “Lumpur Lapindo” yang sudah hampir 2 tahun para pengungsi berada di tempat pengungsian tersebut. Salah satunya kami menemui seorang remaja 17 tahun, Muhammad Choirul yang kerap disapa irul sedang bermain dengan adiknya dan berbincang-bincang dengan kru academia masalah impian. Tak jauh berbeda dengan remaja lainnya, remaja yang
 sekarang menginjak kelas 1 SMK BESUKI yang terletak tak jauh di lokasi pengungsiannya. Dia ingin sekali menjadi seorang tentara, tapi apa daya semuanya kandas akibat Lumpur lapindo, rumahnya tenggelam, ayahnya yang hanya seorang petani hanya bisa pasrah karena sawahnya yang juga ikut terendam akibat  Lumpur. “Saya hanya anak petani, ndak usah muluk-muluk untuk bermimpi”. Terakhir perbincangan kami ditutupnya dengan senda gurau pula “cita-cita kan ndak mesti harus kesampean toh mbak!”. Tapi yang penting cita-cita dia adalah mengembalikan semua kebahagiaan orang tua irul dengan berprestasi di sekolah, karena dia mempunyai keinginan untuk mewudkan semua itu, karena dikawasan itu jika menyinggung soal pendidikan otomatis sensitif ditelinga masyarakat tersebut, ngisi perut aja susah apalagi sekolah. Adanya tempat berteduh buat mereka pun, itu adalah sebuah impian mereka pula. Tak hanya irul yang mengalami masalah demikian, ada puluhan bahkan jutaan remaja yang impian tenggelam disana. Hanya semangat dan uluran tangan pemerintah yang mereka nanti untuk mewujudkan impian atau cita-cita melaui pendidikan.dalam hal ini jika seorang remaja dihadapkan masalah yang dihadapi seperti irul, kadangkala sikap pesimis pun selalu muncul di benak mereka, walaupun dari lubuk hati cita-cita adalah salah satu tujuan hidup atau impian seseorang. Itulah pentingnya cita-cita, tumbuh atau tidak, terwujud atau tidak, tergantung dengan siapa dan bagaimana cita-cita itu berjalan seiring dengan semangat yang takkan pernah berhenti pula. Pengalaman seorang irul memberi pengertian lain bagi mereka yang masih pesimis akan cita-cita, memberi semangat baru bagi kita bagaimana cita-cita itu di tanam yang kemudian akan kita petik, baik atau pun buruk nantinya, mimpi di dunia dejavu itu akan terwujud jika bibit yang kita tanam sendiri mulai dari sekarang dan saat ini.(alv)

Kamis, 13 Januari 2011

For My Dad...

Simple Plan - Perfect -


Hey Dad look at me
Think back and talk to me
Did I grow up according
To plan?
Do you think I’m wasting
My time doing things I
Wanna do?
But it hurts when you
Disapprove all along


And now I try hard to make it
I just want to make you proud
I’m never gonna be good
Enough for you
I can’t pretend that
I’m alright
And you can’t change me


‘Cuz we lost it all
Nothing lasts forever
I’m sorry
I can’t be Perfect
Now it’s just too late
And we can’t go back
I’m sorry
I can’t be Perfect


I try not to think
About the pain I feel inside
Did you know you used to be
My hero?
All the days
You spent with me
Now seem so far away
And it feels like you don’t
Care anymore


And now I try hard to make it
I just want to make you proud
I’m never gonna be good
Enough for you
I can’t stand another fight
And nothing’ alright


‘Cuz we lost it all
Nothing lasts forever
I’m sorry
I can’t be Perfect
Now it’s just too late
And we can’t go back
I’m sorry
I can’t be Perfect


Nothing’s gonna change
The things that you said
Nothing’s gonna make this
Right again
Please don’t turn your back
I can’t believe it’s hard
Just to talk to you
But you don’t understand


‘Cuz we lost it all
Nothing lasts forever
I’m sorry
I can’t be Perfect
Now it’s just too late
And we can’t go back
I’m sorry
I can’t be Perfect


‘Cuz we lost it all
Nothing lasts forever
I’m sorry
I can’t be Perfect
Now it’s just too late
And we can’t go back
I’m sorry
I can’t be Perfect

Selasa, 04 Januari 2011

kesederhanaan...



walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna
 aku bicara padamu tentang Cinta....
dan aku terima keberadaanmu
seperti kau terima keberadaanku (GIE)

ada sebuah cinta sederhana yang kita punya, sederhana tapi begitu luar biasa, berdua membicarakan masa depan, bercanda, bercerita dan tertawa. amat sederhana namun begitu indah dan berarti..


for (blackshell)



Jumat, 17 Desember 2010

Indonesia Mengajar...


Dapat post-ingan link dari salah satu teman di FB,Artika, dia bilang kalo suka ngajar, padahal g juga kok, hehehe, salah satu programnya tentang program Indonesia Mengajar, ketika buka isi dan persyaratannya tak ada keraguan untuk segera buka formulir pendaftaran lewat online, ada rasa kebanggaan tersendiri ketika aku harus gabung dan bisa disebut semi relawan tersebu, mengajar didaerah terpencil dan memanfaatkan ilmu disana, adapun persyaratannya adalah di bawah ini :

Indonesia Mengajar (IM) percaya bahwa kualitas pendidikan berkait erat dengan kualitas tenaga pengajar. Dengan demikian, IM berkepentingan untuk merekrut generasi muda dengan kriteria sebagai berikut:
  • Lulusan S1.
  • Fresh graduate, maksimal dua tahun setelah lulus jenjang strata satu.
  • Umur maksimal 25 tahun dan belum menikah
  • IPK minimal 3,0 dalam skala 4,0 dari berbagai disiplin ilmu.
  • Berprestasi baik di dalam maupun di luar kampus.
  • Mengedepankan jiwa kepemimpinan yang ditunjukkan dengan pengalaman berorganisasi.
  • Mengedepankan kepedulian sosial dan semangat pengabdian.
  • Memiliki antusiasme dan passion dalam dunia pendidikan, khususnya untuk kegiatan belajar-mengajar
  • Menghargai dan berempati terhadap orang lain.
  • Memiliki semangat juang, kemampuan adaptasi yang tinggi, menyukai tantangan dan kemampuan problem solving.
  • Memiliki hobi atau keterampilan non-akademis yang menarik dan bermanfaat.
  • Sehat secara fisik dan mental.
  • Bersedia ditempatkan di daerah terpencil selama satu tahun                                                             
 Ada sedikit rasa terharu ketika melihat keadaan pendidikan diluar Jawa masih sangat memprihatikan, sama sekali tidak ragu ketika harus merelakan banyak waktuku buat mereka. 
Tapi tadi malam aku banyak merenung ketika aku ditrima di program itu, seseorang yang harus rela kutinggalkan dalam jangka waktu 1 tahun lamanya. "sepertinya aku harus mempertimbangkan lagi",kalo tujuannya pengen ilmunya bermanfaat kan nggak harus di pelosok pulau semacam itu kan" banyak yang harus ditinggalkan, banyak lagi yang harus difikirkan, ketika berdebat dengan ibuku yang sempet bilang ", aku cuma diam, ada benarnya juga sih, tapi andai ibu tau, mengajar di pelosok dan bisa menghibur orang-orang seperti mereka adalah keinginginan sejak lamaaaaa sekali, ketika meminta pendapat bapak ada sambutan hangat ketika si bapak tau program itu dan tau kalo aku juga ingin sekali gabung. tapiiiii pagi tadi aku mulai merenung lagi, ada yang masih membuatku sangat berat kutinggalkan, Nyil, dia mungkin tak sanggup ketika harus berpisah dalam jangka watu segitu lama, akh, apa kata nanti. 
Lagi, aku menceritakan program itu pada teman kampus, ada yang menyahut seperti "daripada mengabdi jauh2, kenapa kamu g bantu aku aja di Panti Asuhan", dan akhirnya aku juga berfikir sekian kali, ada benarnya juga. apalagi tadi barusan temen2 mangusulkan agar aku juga cepat2 membuat surat lamaran dan mengusulkan sebagai salah karyawan. what? 1 alasan lagi yang membuat aku mikir beberapa dan beberapa lagi, hehehe.. yach.. jawabannya tetap, Apa Kata Nanti...