Tampilkan postingan dengan label Life is short. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Life is short. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Desember 2011

Berganti Tahun

"Walaupun tiap tahun berganti bukan berarti semangatnya juga setahun sekali :)"

Berkumpul, bercanda dan mempersiapkan segala macamnya untuk menyambut tahun baru seakan sudah menjadi rutinitas di rumah tiap tahunnya, walaupun tiap hari ini berkumpul tapi ini kan ritualnya beda donk pastinya, si Mbak sudah menyiapkan jagung segede gaban, sosis, ubi dkk, bumbu pun sudah siap. Walaupun Surabaya di guyur hujan tak mengurungkan niat kita untuk tidak bakar-bakar makanan. sebenernya ada planning mulai dari mbolang tapi kehabisan tiket sampai acara ngumpul di tempat Mbak Pheni, berhubung karena banyak kendala jadinya tetep the sweetest moment is My Home Sweet Home :)

Happy New Year Guys -Alfi-

Kamis, 22 Desember 2011

Happy "Emes" Day :)

'Emes adalah sebutan untuk Ibu pada sebutan Surabaya'

Happy "Mother" day, seluruh dunia tau kalau tanggal 22 Desember adalah hari Ibu, maka saya pun mau mengucapkan dalam bahasa Suroboyo "Selamet Dino Emes Sak Ndunyo :p", sengaja saya memakai kata "Ibu" saya ganti menjadi "Emes", bukannya saya tidak sopan atau bagaimana gimana ya, tapi itulah kenyataanya kalo di Surabaya sebagian anak muda termasuk saya (emang masih muda ya?) memanggil ibu dengan sebutan "Emes", tapi setiap hari saya memanggil ibu Ismi Hidayah dengan sebutan Ibu, kembali ke hari ibu ya pemirsa, kalo peringatan hari Ibu ada, berarti ada hari Bapak donk? kapan ya? kok saya tidak tau, ntar dikira diskriminasi, hehehe.. bagi saya setiap hari adalah hari ibu, tidak usah menunggu 22 desember saya memberi ucapan, selayaknya setiap hari kita Wajib bin harus untuk selalu inget beliau. Sosok yang pertama kali menghawatirkan keadaan kita dimanapun kita berada, walaupun di ujung duniapun ketika saya berpamitan jalan-jalan untuk sekedar refreshing saya selalu di ijinkan, tapi saya mengeti di dalam hati Ibu pasti tidak rela anak gadisnya yang manis ini (narsis dikit) kenapa-napa, yang menjadi orang pertama saat saya sakit, ibu orang pertama yang paham betul sifat dan tingkah laku anak-anaknya. Saya hanya bisa mengucapkan lewat tulisan saya ini ya Bu (gak modal). SELAMAT HARI IBU.. kadonya ntar ya Bu kalo udah gajian, hahahaha

Kakak 1, Ibu, Saya, dan adik :)

We Love You Mom :*

Rabu, 21 Desember 2011

Belajar memahami jadi Tour Guide :D

Setelah ngos-ngosan dan megap-megap karena naik turun lantai 6 dan sebanyak 6x juga saya terpaksa melakukan ritual itu karena gedung yang baru jadi itu masih proses untuk memasang lif :(, saya harus mengorbankan kaki saya untuk membantu teman media demi suksesnya acara seminar Internasional kemaren. Ketika bangun pagi tulang kaki saya berasa remuk redam alias capek bin kesel, hasshh rasanya malas untuk ngantor hari itu juga, masih melenggang malas, tiba2 Mom Masulah mengajak kami (saya, mbak pheni) untuk menemani tamu dari Perth, Australia, Dr. Ian Chalmer yang sempat menjadi pembicara di seminar tersebut, pukul 9 kami ber 4 bersama driver kampus melaju ke Hotel Plasa, sebelah Delta Plasa Surabaya, sekitas 15 menit kita ber ba bi bu, ngobrol ngidul ngalor akhirnya pak Ian dateng stelah 20 menit kita menunggu beliau, ketika Bu Masulah mengajaknya alangkah expresive orang sana ketika merasa senang, yang mengakibatkan kita semua yang berniat mengajaknya ikutan seneng bgt buat nemenin, tujuan pertama adalah House of Sampoerna, salah satu pabrik rokok yang terletak di Surabaya dengan memperkerjakan penduduk sekitar karena masih menggunakan sistem manual, sebelumnya kami melihat-lihat museum HOS yang dipandu oleh Guide dari HOS nya tentang bagaimana House of Sampoerna bisa berdiri 
Guide HOS sedang menjelaskan tentang berdirinya Pabrik Rokok Sampoerna :)
Pak Ian meminta mbk guide, hehehhe.. untuk menggunakan Bahasa Indonesia saja, karena mungkin pak Ian memang paham Bahasa Indonesia. Kata si mbk, House of Sampoerna bahwa Kerajaan bisnis Sampoerna dirintis oleh Liem Seeng Tee pada tahun 1913dengan Handel Maatchapij. Salah satu produknya adalah Dji Sam Soe. Lalu, generasi kedua, yaitu Liem Swie Hwa dan Liem Swie Ling atau Aga Sampoerna (ayah Putera Sampoerna), melanjutkan bisnis keluarga yang sudah berganti nama menjadi PT Hanjaya Mandala Sampoerna (1949). Baru kemudian Putera masuk di tahun 1990. setelah itu kita melihat-lihat museum dan berfoto, giliran untuk mengamati bagaimana karyawan pabrik tersebut bekerja, dan ternyata bener2 Manul, sayangnya disana tidak boleh memotret dengan HP ataupun kamera :(
Koleksi Museum HOS dan sejarah berdirinya pabrik rokok Sampoerna


pas lagi capek2nya kita rehat sejenat di cafe sebelah museum yang msih pada komplek HOS, cafe yang berlambang rokok A itu mempunyai koleksi es cream yang surabaya bangeettt, yup, es puter, yang dimana dulu waktu aku masih kecil banyak penjual keliling, es murah meriah, tapi beda harga lah kalo di cafe satu ini :), pak Ian dan kita semua sangat menikmati es puter, kata pak Ian, habis minum es kita bisa muter2 :D


Es puter khas Surabaya

masih seputar Surabaya, kami menawarkan pak Ian untuk keliling Surabaya menggunakan Bus yang sudah disediakan oleh HOS buat para pungujung Lokal maupun Asing, pukul 1 siang Bus melaju ke Gedung pemuda Surabaya, yang dimana disana kebetulan ada Pameran Pertuakaran pelajar Indonesia German.
Narsis di huruf masing-masing :D
setelah berkeling-keliling dengan rute terakhir adalah rujak yang harganya selangit :(. masih enakan rujak yang deket rumah :p. akhirnya pukul 4 sore kami semua mengantar pak Ian kembali ke Hotel, dan kembali ke kantor dan bergumam, seandainya tiap hari dengan rutinitas yang sama sebagai tour guide, ngomong yang sama, rutenya yang sama betapa boringnya ya mbak :D

-Alfi-

Minggu, 11 September 2011

Dear God..



Karena Kau laut, Aku daun
Karena Kau cinta, Aku ruhnya
Kau Zikir, Aku doa, itulah ikhlas karenanya

Kemana kuturut langkah padamu
Diantara kepul debu lusuh hidupku
Kemana kaki meraih misteri Zat-Mu
Kulebur segala rasa dalam rindu suara-Mu
Robbi, biarkan aku jadi milik-Mu

Kurangkai tasbih pengharapan
Mengucurkan tasbih pengharapan
Mengucurkan doa dalam zikir
Membungkus gelap malam
Dihening Tahajjud dan Istighfar
Ya Allah, jadikan aku kekasih-Mu

Ingin kusudahi langkah salah
Menjauh dari segala pengganggu
Menyambut terbit Matahari
Dalam dhuha dan gugam do'a
Merintih, memohon, meminta seiring bergulir air mata
Tuhan, Kuatkanlah aku

Aku bagai orang buta
Meraba hari-hari dalam sunyi mata
Mencium suasana tak berwarna
Betapa nikmat segala karunia
Bukakanlah mata ini Ya Robbi

Menyeberang kapalku ke seberang
Menjemput sekuntum senyum
Menunggu pintu-Mu terbuka
Mencium harum taman surga
Kini... Dengarkanlah do'a dan harapanku, Ya Allah...